Kitab Hijab Al- Mar’ah Al-Muslimah fi Al-Kitab wa As-Sunnah

bonds-book-pink-rose-vintage-Favim.com-43102

Bismilah..

Untuk beberapa hari kedepa insya Allah saya akan memposting, tentang jilbab wanita muslimah yang saya salin dari kitab Hijab Al- Mar’ah Al-Muslimah fi Al-Kitab wa As-Sunnah (versi terjemah Jilbab Wanita Muslimah) kaya syaikh Al-Albani rahimahullahuta’ala.

Semoga kita dapat mengambil manfaat dari kitab tersebut. Terutama untuk para wanita muslimah…

Mukadimah Cetakan Pertama

segala puji milik Allah Rabbul ‘Alamin, yang telah berfirman di dalam kitabnya:

“Wahai bani Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan; namun,pakaian takwalah yang terbaik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah; mudah-mudahan mereka selalu ingat.”(QS.Al-A’raf:26)

Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada Nabi Muhammad yang telah di utus sebagai rahmat untuk seluruh umat manusia; juga kepada segenap keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti beliau dalam kebaikan hingga hari pembalasan.

Ammaba’du.

Ini adalah sebuah risalah kecil yang memuat pembahasan yang insya Allah bermanfaat, yang saya susun untuk menjelaskan tentang pakaian yang wajib dipakai oleh wanita muslimah ketika keluar rumah beserta syarat-syarat yang harus dipenuhi sehingga menjadi pakaian yang sesuai dengan aturan Islam. Pembahasan di dalam kitab ini berlandaskan kepada Al-Kitabdan As-Sunnah, juga menengok atsar-atsar dan perkataan-perkataan para sahabat, serta memperhatikan pendapat para imam dalam masalah tersebut. Jika apa yang saya sampaikan dalam risalah ini
adalah benar, maka kebenaran itu semata-mata datang dari Allah, karena hanya Dialah yang memiliki keutamaan dan pujian. Adapun jika apa yang saya sampaikan itu mengandung kesalahan dan kekeliruan, tentu kesalahan dan kekeliruan itu berasal dari diri saya sendiri; dan saya memohon ampun kepada Allah atas kesalahan dan kekeliruan saya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Risalah ini saya tulis atas permintaan dari ikhwan saya tercinta, yang mempunyai kebaikan dan keistiqamahan, yang mempunyai semangat untuk mengamalkan petunjuk Al-Kitab dan As-Sunnah, sebagai hadiah di hari pernikahannya. Semoga Allah memberi berkah kepadanya, serta kepada istri dan keturunannya kelak.
Saya merasa berkewajiban untuk memenuhi permintaannya dan mewujudkan keinginannya, sekalipun sebenarnya saya sedang berkonsentrasi melaksanakan program saya Mengakrabkan As-Sunnah di Kalangan Ummat, yang sudah barang tentu banyak menyita kesempatan dan pikiran saya.

Program saya itu telah saya rintis sejak lebih dari dua tahun yang lalu; bermula dengan munculnya kitab Sunan Abu Dawud. Namun beberapa bulan terhenti, karena ada gangguan pada mata kanan saya. Semoga Allah segera menghilangkan gangguan tersebut dengan karunia dan kemurahan-Nya. Sekalipun begitu, saya bertekad untuk segera menulis risalah yang berharga ini sebagai hadiah untuknya. Semoga risalah ini bisa membantu dia dan membantu orang lain -yang barangkali ikut membacanya- dalam menaati Allah dan Rasul-Nya dalam masalah yang dewasa ini banyak disepelekan orang, bahkan ada para ulama yang seharusnya sebagai suri tauladan bagi orang banyak dalam urusansyariat; bersikap begitu.

Maka, kalau ulamanya begitu, bagaimana dengan orang-orang awam yang bukan ulama. Akhirnya, memang sedikit sekali kita dapati di negeri ini orang yang mau menegakkan hukum yang telah digariskan oleh Allah dalam masalah jilbab ini. Tetapi kita senantiasa memuji Allah ta’ala, karena temyata masih ada sekelompok orang dan’ umat Nabi yang mau melaksanakan perintah Allah; tidak membahayakan mereka sedikit pun orang-orang yang menyelisihi mereka, hingga datangnya keputusan Allah kelak, sedang mereka tetap eksis di tengah-tengah manusia.
Saya memohon kepada Allah ta’ala, semoga Dia memasukkan kita ke dalam kelompok ini, serta menjadikan risalah ini, juga apa saja yang telah saya tulis, benar-benar semata-mata ikhlas karena-Nya, sebagai jalan untuk menggapai ridha-Nya dan meraih surga-Nya. Sesungguhnya Dialah sebaik-baik tempat memohon.

Damaskus, 7-5-1370 H.

Muhammad Nashiruddin Al-Albani.

JILBAB WANITA MUSLIMAH

Setelah kami meneliti Al-Qur’an, hadits Nabi sallaullahu allahi wa sallam dan riwayat para salaf dalam masalah yang cukup penting ini, jelaslah bagi kami bahwa seorang wanita bila keluar dari rumahnya wajib menutup seluruh tubuhnya dan tidak boleh menampakkan sedikit pun perhiasannya, kecuali wajah dan kedua telapak tangannya -bila dia ingin menampakkannyadengan jenis pakaian apa pun asal terpenuhi syarat-syaratnya.

SYARAT-SYARAT JILBAB

Syarat-syarat jilbab adalah sebagai berikut:
1. Menutup seluruh tubuh, selain bagian yang dikecualikan.
2. Bukan untuk berhias.
3. Tebal, tidak tipis.
. 4. Longgar, tidak ketat.
5. Tidak diberi wangi-wangian.
6. Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
7. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir.
8. Bukan pakaian untuk kemasyhuran.

Peringatan:
1. Sebagian dari syarat-syarat di atas, yaitu syarat keenam, ketujuh,. dan kedelapan tidak hanya untuk pakaian wanita saja, akan tetapi termasuk juga pakaian pria.

2. Untuk syarat keenam, ketujuh, dan kedelapan diharamkan secara mutlak, baik ketika di dalam atau di luar rumah. Akan tetapi, pembahasan di dalam buku ini hanya dititikberatkan pada pakaian wanita ketika di luar rumah. Jadi, jangan sampai ada anggapan bahwa haramnya khusus ketika wanita di luar rumah
saja. Selanjutnya, ikutilah penjelasan rinci syarat demi syarat di atas beserta dalil-dalilnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s