picsart_04-25-02.14.46.jpgSetiap hari adalah hari baru. Setiap hari kita harus berubah jadi pribadi baru yg lebih baik. Karna waktu itu cepettt banget. Kalau tidak dari sekarang kita rubahnya, tau-tau sudah tua. Kalau sampai tua. Kalau mati muda?

Karna mati itu gak bisa dikompromikan. Mati ya mati aja gak peduli, lo udah nikah apa belum. Gak peduli umur masih muda. Udah taubat apa belum. Kalau udah saatnya, mati ya mati aja. Gak peduli hari ini lagi happy2nya. Karna kan emang mati itu pemutus kenikmatan.

Terus abis mati, ngapain? Uuuh panjaaaang banget. Itu adalah goalsnya kehidupan ini. Semuanya yg kita lakukan di dunia ini disana dipertanggung jawabkan. Semua yg selama ini mungkin samar2 bagaimana neraka, siksa, dan adzab. Disana semuanya nyata adanya. Dan gak bisa kemana2 lagi, harus kita hadapi sbg pertanggung jawaban.

So gais, kalau hari ini kita berpikir  betapa beratnya syariat, susaaah kalau diterapin diharee genee. Inget aja haree nanti, kalau tbtb lo mati. Percayalah, apa yg kita lakukan untuk Allah dgn balasan yg Allah kasih itu sama sekali gak ada apa2nya. Lo bisa liat, gak ta’at aja masih dikasih nikmat luar biasa. Apalagi kita ta’at, Surga yg Indah nya gak terbayang itu janjiNya.

Ketahuilah Surga dan Neraka itu Ada dan Nyata. Bukan sekedar cerita untuk anak-anak diTPA 🙂

*sumpahmerindingnulisnya* *sampeketulang* *Allahumagfirli*

Iklan

Pengusaha Sukses Itu Kaya Gini,

Gaiss, mau cerita. Dan ini sumapah keren. Suatu hari lagi dengerin kajian nya Ustadz Erwandi Tirmidzi, beliau ahli ekonomi islam. Ma sya Allah keilmuannya. Isi kajian nya hak2 pedagang gitu. Nah beliau cerita disaudi ada seorang pengusaha pemilik bank terbesar disana, waktu terkahir ustadz di saudi th 2009 harta orang tersebut mencapai 200 Milyar lebih USD meeeeen. Itung sendiri dah berapa kalau dirupiahin hahaha bisa buat ntaktir bakso orang dari sabang sampe merauke ampe kenyaaang. Itu juga masih ada sisanya banyaaaak, gue itung2 barusan kalau traktir bakso yg semangkok nya 10rb unt rakyat indonesia cuma abis sekitar ya 3triyun. Wow… Eh penting amat ya gue ngitung2 gituan wkwkwk.

Tapi orang itu Masya Allah… Rajin sedekah termasuk beliau salah satu donatur para penuntut ilmu dari negara lain yg belajar di saudi, kaya nyewain apartemen, uang saku. Terus setiap jum’at beliau ngundang semua orang tetangga, atau siapa pun dtg kerumahnya untuk makan. Bukan bakso, kambing cuy disana mana ada bakso 😂
Yg paling keren, beliau nih setiap hari sholat 5 waktu di masjid bahkan 15 menit sebelum azan udah otw, bahkan dia menitah bapaknya yg udah tua setiap hari 5 waktu untuk jalan ke masji.
Pada suatu hari, dia lagi meeting untuk nilai  kontrak triyunan ama kolega nya. Belum adzan kan, jadi beliau masih asik ama koleganya sampe lupa kalau 15menit sblm adzan harus nitah bapaknya, tbtb keliatan ama dia bapaknya jalan sendirian keluar rumah dan lo tau gais, dia langsung lariiii nyamperin bapaknya ningalin koleganya yg padahal nilai kontraknya triyunan. Eh sumpah malu banget ama hamba Allah yg satu ini… Kadangan nih gue liat dipasar abang2 pada cuek aja adzan nunda2 sholat krn nanggung cuma takut kehilangan pelanggan. Padahal maaah kalau kita bener2 tawakal rejeki akan datang dari yg gak kita sangka. Dan rejeki gak kemanaaa…
Kata ustadz erwandi laki2 yg melalaikan kewajibannya dari berzikir kpd Allah , dari sholat 5 waktu berjamaah , dari zakat Harta karna sibuk dagang, sibuk bisnis adalah banci hahaha. Karna Allah aza wa jalla mengatakan “(37) Laki-laki tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah dan (dari) mendirikan shalat dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (38) (Mereka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberikan balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang

 dikehendaki-Nya tanpa batas.” (QS An-Nuur: 37-38)
Jadi laki2 yg jantan adalah laki2 yg tidak dilailaikan oleh harta. Tidak menjadi budak harta meski dia mengumpulkan harta. Dia tetap budak Allah. 
Kenapa laki2 karna wanita tidak ada kewajiban untuk memakmurkan masjid.
Faedahnya Sedekah, selalu tawakal menunaikan haq sbg hamba itu gak bikin kita miskin. Contohnya hamba Allah itu. Dan satu lagi khidmatnya kpd orangtua, Masya Allah!
Rasulullah bersabda dlm hadits shahih riwayat imam ahmad siapa yg menjadikan akhirat sbg tujuan maka Allah akan mudahkan segala urusan nya, dan harta dunia mendatanginya dgn pasrah dan siapa yg menjdikan dunia sbg tujuan maka Allah akan cerai beraikan urusan nya dan kemiskinan selalu ada di hadapannya.
Wallahua’lam bis sawab. 
Jangan mau kaya didunia doang di akhirat jadi orang yg paling bangkrut ape lagi kalau udahnya didunia kagak kaya diakhirat lebih2, waiyyazubillah..
Semoga semakin hari ketaqwaan kita kpd Allah semakin bertambah dan menjadi hamba yg selalu bertawakal kpdnya.

#SAYATOLERANSI

#ISLAMAGAMATOLERANSI

Kemarin hari toleransi. Ramee hestek #SayaToleransi

Dan gue mau ngucapin termikasih sama pak ahok!

karna anda telah memperlihatkan kepada kami pak.. mana muslim sejati dan mana muslim munafik yg semakin kesini makin terbuka tabirnya.

terimakasih juga krn anda telah membuat beberapa dari kami yg mungkin kemarin2 memilih anda karna ketidaktauan dan sekarang menjadi tau dan sadar, bahwa haram hukumnya memilih pemimpin non muslim. Walaupun ada aja yg tetep gak peduli karna terlalu ngefans sama bapak. Yaelah.

Gue udah geraaah dah ama mereka. Ulama jadi bahan ledekan, mendadak jadi ahli bahasa semua, ahli tafsir padahal maah kemarin2 boro ngomongin agama, anti banget.. soalnya SARA.

Bawa bawa toleransilah.

Yang terjadi waktu 411 itu bukan untuk menyuarakan anti kristen apalagi anti cina. Walaupun gue sendiri gak setuju dgn saudari muslim gue yg turun ke jalan demo. Karna bagaimana pun dalam islam demo haram. Tapi cuma mau melurusakan aja kalau aksi kemarin itu  gak ada hubungan nya sama “GAK TOLERANSI” ngotak aja deeh.. kitab suci kita.. firman Allah disebut alat pembodohan! Astagfirullaaah… dengernya aja gue kaya mau rontok nih tulang2 saking ngerinya. Dan kalian dengan bangga ngebelain dia. Sampe rela hujat saudara seaqidah. Gila kereen. 2 jempol daah buat kecaperan kalian.

Toleransi itu menghargai hak kepercayaan orang lain. Bukan menomorduakan agamaa sendiri demi menghormati orang dari agama lain.

Masalah orang non islam mencalonkan diri jadi gubernur bahkan jadi presiden, itu terserah.. hak mereka dan kita sama sekali gak melarang. Bebaaas. Tapi satu hal, jelas dalam agama kami DILARANG memilih pemimpin non islam. Dan itu ATURAN AGAMA kami dan sebagai bentuk TOLERANSI kalian harus HARGAI. Bukan malah bilang itu pembodohan macam-macam.

Dari kecil gue hidup dengan perbedaan dari mulai disekolah, lingkungan bahkan dalam keluarga. Saling menghargai dan menghormati.. Semua terasa indah dan baik baik aja. Tapi semua itu bisa hancur ketika ada yg mulai menyentuh perbedaan itu dan mulai rasis. Maka sedari kecil gue sudah dididik untuk menjaga sikap dan jangan pernah berani untuk sentuh area sensitif itu.

Nah.. itulah yg terjadi dihari ini, dia sudah berani sentuh itu, maka pasti dari kami ada yg bertindak, jelas kami gak terima dan ini berlaku untuk siapapun. Hukum harus ditegakan. Bukan hanya berlaku untuk pak ahok. Gak usah ngomong kalau gak update berita banding2in sama yg menghina qur’an yg lain. Gak butuh lama gak perlu ada demo langsung ditindak kok. Dan justru kita juga gak paham, heraaan kenapa ini lamaaa dan ribeeet.

Buka youtube cuuuy liaat demo demo diEropa banyaak bertebaran demo anti islam. Orang islam pernah gak berdemo anti agama lain? Ada gak dalam demo kita menghina ajaran agama lain? Bahkan ada gak orang islam demo menghina Tuhan agama lain? Nginjek atau bakar kitab agama lain? Tapi demo2 yg terjadi diluaar .. Ya Allah. Qur’an diinjak, dibakar, bahkan Nabi Muhammad dibuatkan kalikatur nya dengan sosok yg hina. Coba.. Pernah gak ada orang non muslim yg berkunjung atau tinggal dinegara mayoritas muslim ketika sedang mengenakan atribut keagamaan nya kita paksa lepas, kita injak2? Tapi sudah tidak terhitung lagi berapa saudara kami yg diperlakukan tidak pantas ketika islam menjadi agama minoritas dinegara tersebut, hanya karna mengenakan atribut keagamaan.

Dokter Zakir Naik yg dalam debatnya sangat berani mengkritik kitab agama lain. Tapi apa pernah beliau bilang umat nasrani dibodoh2in sama bibble?

Jadi siapa yg rasis?

Dalam syariat islam jelas.. haram hukumnya menghina sesembahan agama lain. Dan itu tertera dalam Al-Qur’an. Dan islam berlepas diri dari tindakan terorisme, penyerangan atau pemboman rumah ibadah agama lain. Karna dalam situasi berperangpun nabi kita Sallaullahu Allahi Wa Sallam melarang melakukan itu.

Jadi jangan sotoy ngajarin islam toleransi. Islam udah toleransi dari kalian belum bisa bicara toleransi bahkan dari kalian belum bisa bicara sama sekali.

#SayaToleransi #IslamAgamaToleransi

:’)

Minta dimengerti, bukan disalahkan.
Minta didengar, bukan dicibir pendapatnya.
Minta dihargai, bukan dihina.
Minta dilihat, bukan dibandingkan.
Minta dianggap, buka diremehkan.

Kalau hanya dengan cara itu menjadikan seseorang jadi sukses. Maka, lebih baik tidak usah.

Karna hati ini, bukan batu. Yg akan jadi berharga setelah dibentuk dengan kerasnya kapak.

Dear, LGBT

image

Untuk kamu yang merasa bahwa dunia, masyarakat, keluarga bahkan Tuhan tidak Adil kepada kaum mu, LGBT. Kamu salah..

Mbak-mbak dan mas-mas LGBT.. Saya mau cerita deh.. Boleh yaak cerita jangan direport dulu yaak.. 😂

Saya sudah tau dunia LGBT sejak smp lho.. SMP udah LGBT? Ho’oh. Saya menyaksikan sendiri bahwa LGBT itu bukan bawaan lahir.. Seriuus karna butuuh proses juga agar bagaimana bisa menjadi LGBT sejati. *cieileh* karna gak ada bayi ujuk-ujuk berojol langsung LGBT, TAPI…. saya Saksi ya! Bukan BUKTI! Camkeun.

saya melihat bagaimana proses seseorang yang tadinya normal lalu jadi menyimpang.. Jadi ELJIBITI.
Temen sebangku saya, sewaktu smp.. Yang kita tiap hari becanda.. Rangkul2an, keplak2an, suka nyatetin tugas saya… Suka jajanin saya.. Pokoknya kita deket banget.. TERNYATA.. LGBT! Pas denger dari mulutnya.. Shock! Bayangkan anak smp sudah menyimpang… Padahal pada waktu itu LGBT gak seberani sekarang, masih tabuu banget, pas denger.. Jedeeeeerrr! Rasanya saat itu juga pengen pulaang… peluk mama.. “Aku ternoda mamaaa.. Aku kotooor” tapi pasti saya ditempeleng.. Kemeja sekolah kena cipratan saus cakwe aja dia ngomel-ngomel se jam.. Apalagi ini!
Andai mamaku, kaya mama-mama diiklan rinso 😕

Ok. Lanjut.

Temen saya sedari kecil normal.. Punya ketertarikan dengan lawan jenis, kalau memang LGBT itu bawaan lahir dan sewaktu dia jadi LGBT adalah proses dia sudah menemukan jati dirinya, tentu dia gak akan pernah punya rasa ketertarikan kpd lawan jenis doooong… Atau trauma karna pernah disakiti lawan jenis? Bisa jadi LGBT? Gak juga ah.. Ya itu salah satu sebab bisa tapi gak melulu.. Kalau dia tidak datang ketempat yang salah, temenku banyak kok yang punya trauma sama laki-laki, tapi Alhamdulilaah gak jadi LGBT malah jadi gak mau pacaran lagi.. Karna akhirnya sadar kalau pacaran itu haram, menyibukan diri untuk hadir kemajelis ilmu belajar agama, karna dia datang ketempat yang benar, jadi… Intinya ini hanya masalah TEMPAT! PERGAULAN! Kamu.. Kamu yang sekarang jadi LGBT karna dulunya trauma sama lawan jenis.. Kalau aja hal pertama ketika itu terjadi kamu dateng tempat yang benar, maka insya Allah kamu sekarang adalah orang yang normal.
Temenku itu dulu dia punya idola kakak kelas laki2 yang dia suka banget. Dia sering naksir cowok, dari kecil malaah. Dia normal.. Gadis yang anggun… *sama seperti saya* *oekkk*
Dan tidak punya trauma masa kecil. Trauma2 apapun..
Semua ini berawal karna YA… PERGAULAN.. Saya merasa ada yang aneh, karna biasanya kalau istirahat kita jajan berdua, udah beberapa hari ini setiap istirahat dia menghilang, pulang juga.. Biasanya ngangkot bareng, sekarang dia sll buru2 padahal.. Saya kangen ngangkot bareng dia.. Soalnya kembalian angkot dia suka buat saya 😚

Terus suatu hari dia curhat, katanya dia sekarang sudah punya pacaar. Denger dia pacaran aja saya kaget. Yaiyalah. Kata mama, kalau ketawan pacaran.. Mau langsung dikawinin gak usah sekolah lagi. Jadi dulu bagi saya -walaupun belum ngerti hukumnya- pacaran itu sesuatu pelanggaran besar. Lebih-lebih dia bilang pacarnya CEWEK! Alamak!!

Dia pacaran sm kakak kelas…
Terus saya masang muka takut.. Terus dia natap saya sambil bilang “tenang.. Gue gak bakal naksir sama cewek kaya lu!”
Alhamdulilaah.. Walaupun kata2nya asem, tapi menenangkan 😂
Tapi ini sesuatu yang wow.. Rasanya detik itu juga langsung pengen bilang mama saya, mamanya dia, bilang pak guru, bilang bu guru, bilang kepala sekolah, kepala desa, kepala toko alfamart (kebetulan kpl toko alfamart deket sekolah, tante saya) 😂
tapi diancem sama dia, kata dia.. “Kalau lu bilang2 gue sumpahin mulut lu robek” bodonya percaya aja lagi! Kalau diinget2 coba aja dulu saya langsung lapor pasti langsung segera diusut. Nih tips buat adek2 kalau liat temennya menyimpang langsung lapor aja jangan takut.
Dari dia saya jadi tau banyak istilah2 dikalangan mereka, tapi sekarang udah lupaa.. Ada sebutan2nya gitu… Ada ciri-cirinya jugaak! Aduh yang itu lupa juga, padahal penting… Terus dia cerita jadi ttp ada yang berperan sbg cewek dan ada yg berperan sbg cowok… Yg peran cowok gaya nya cowok bgt.. Bahkan kesekolah aja pake celana, rambut pendek, malah dimowhak2 gituu.. Padahal cewek!
Malah yaa ada komunitasnyaa disekolah dulu.. Gank gituu.. isinya kaya gitu semuaa… Lesboong.. Dan turun temurun.. Caranya sama, yang kakak2 kelas pura2an jadi kakak2an unt ade kelasnya.. Deket lama2 nulaar cinta deh. Nauzubillahi minzalik…
Bahkan setelah lulus saya tau, ternyata yang Gay2 juga ada. Alamak!
*belokdikit* buat buibuu.. Kontroool teruus anak-anaknya liat kenalin siapa aja yang jadi temen deketnya.
Kalau lengah ya bisa-bisa kaya temen saya ini, ibunya gak curiga namanya sama-sama perempuan, dan gak semua yang peran cowok dandanannya cowok abis, ada yg biasa aja.. Nah itu kalau main kerumah berduan dikamar mamanya gak bakal curiga kaan.. Namanya sama-sama cewek.. Hati2 bgt buibuu ya Allaah.. Saya lihat banget gimana jijiknya dunia mereka itu.. Yang tidak bisa saya tulis disini.. Itu baru kelas SMP, baru tahap remaja laah.. Bagaimana lagi yang dewasa..
Bagaimana lagi dengan mas-mas dan mbak-mbaknya yang udah jadi LGBT sejati..
Sampai akhirnya kakak-kakak itu lulus, dan kami naik kekelas tiga.. Terus mereka putus. Alhamdulilaah. Eh.. Dapet lagi.. Cewek lagi. Haduuh. Sampai kami juga lulus.. Masih aja dia pacaran sama cewek, terus dia diterima di SMA favorit ditangsel.. SMA impian saya juga.. Tapi.. Nem saya kurang. Hahaha.. Akhirnya kita terpisah..
Seneng! Akhirnya.. Aku lepas juga dari dunianya yang complicated! Semenjak dia menyimpang, dia jadi bermasalah.. Hubungan ke keluarganya juga jadi buruk, padahal keluarganya belum tau. Tapi sedih juga.. Gak ada yang nyatetin tugas, dan jajanin lagi 😂😂😂
Terus pas lagi ngemall pulang sekolah, ketemu! dia sama pacarnya.. Pacarnya orang dewasaa! Gede, tinggi, laki banget. Dalam hati bergumam “Alhamdulilaah udah sembuh” tapi wait.. Wait.. Saya lihat dengan seksama.. Tetep gak bisa nipu. CEWEK! YAH! Terus saya histeriss.. Ketemu diaa.. Soalnya penampilannya sekarang KETCEH! Kaya artis! Ahay.. Pamer dikit dpn temen-temen punya temen ketceh! 😝 Tapi dia cuma ngebales dengan “itu temen-temen lo sekarang?” “IYAAA HEHEHE 😁😁😁” “oh. *mukanyadatar*” Asem 😑
Teruus gak lama kemudia denger kabar.. Sekolahnya mendadak jadi berantakan, baru beberapa bulan sekolah.. Tiba-tiba dia ilaang dibawa kabur pacarnya. Ya Allah serem.. Akhirnya ketemu, diluar kota. Mereka ngekost, tapi nasipnya kasian.. Ternyata selama ini dia dikurung sama pacarnya, pacarnya cemburuan banget, syaicoo.. dapet kekerasan juga.. Gak boleh keluar kamar sama sekali. Yang bawa kabur pacarnya yang dewasa itu yang saya temui dimall. Beberapa bulan akhirnya Alhamdulilaahnya ketemu, keluarganya minta bantuan polisi gitu katanya.

Tapi….. Itu semua sudah berlaluuu.. Mbak2 dan mas2 LGBT.. Kini dia sudah menjadi seorang istri.. Yang cinta dan dicintai suaminya, hidupnya sudah kembali normal.. doakan yaa teman2 semoga teman saya ini segera menjadi seorang ibu.. Karna itu yang kini sedang ia impi2kan. Jadi.. Setelah kejadian itu menurut cerita dia, dia ungsikan ke aceh. Gak tanggung2 jauhnya. Disana dia didik.. Main sama orang-orang yang normal, Akhirnya biiznillaah.. Sembuh total. Dan dia sadar itu semua adalah salah. Saat itu.. Bukan tidak suka lagi dengan laki-laki hanya saja.. Dia menutup hati karna merasa sudah mendapatkan cinta sejati. *Pret. Jadi tidak peduli lagi dengan jenis kelamin. Yang penting cinta. Nyaman, bahagia. Padahal gak tuuh.. Gak bahagia karna malah jadi banyak masalah, Gak nyaman karna selalu dihantui rasa bersalah.. Bukan cinta juga, karna tidak saling menjaga buktinya malah menyakiti dan egois menjauhkan dari orang-orang yang paling cinta dgnnya, ayah dan ibunya. Cinta, bahagia dan kenyamanan justru ia dapatkan bersama suaminya. Tidak dihantui rasa bersalah, makin deket dengan keluarga.. Ayah dan ibunya tenang.. Dan menemukan cinta yang sebenarnya.. Saling menjaga, mendukung dan membimbing untuk jadi manusia yang yang lebih baik lagi.. Tidak ditentang masyarakat dan agama. Bahkan berbuah pahala..
Naaah. Ini adalah bukti…! Bahwa LGBT adalah penyakit, bukan kodrat. Bukan bawaan lahir.. Dan bisa sembuh. Bisa banget!

Sekali lagi.. Kalau memang LGBT bawaan lahir dan proses dia menjadi LGBT adalah proses dia menemukan jati dirinya maka.. Dia tidak akan ada rasa ketertarikan kpd lawan jenis.. dan tidak akan pernah ada rasa tertarik, apalagi cinta kepada lawan jenis, buktinya.. Temen saya, dia sekarang sudah menikah dan sangat mencintai suaminya, saya tau.. Dia sering cerita kok dia cinta banget sama suaminya. Begitupula sebaliknya, meskipun suaminya tau masalalunya. Masya Allah.. Semoga mereka bahagia selalu.
Percaya deh. Kamu tuh gak diciptain salah, tapi kamu yang salah menempatkan diri kamu.. Allah gak mungkin salah dalam segaala haal terlebih dalam hal menciptakan. Allah tidak mungkin menaruh jiwa laki-laki ditubuh wanita begitupula sebaliknya.. Tapi kita yg sering salah dalaam segala haal, bukankah manusia memang tempatnya salah dan lupa, ya kan? terlebih dalam memahami penciptaanNya. Merasa bahwa kita tidak diciptakan sebaik/indah orang lain.. Sll merasa kurang, kurang tinggi, kurang mancung, kurang putih.. Kurang kayaa.. Kita sering salah, sering menuduhNya tidak Adil.. Padahal kita sendiri yg tidak adil.. Apasih adil itu? Adil itu bukan menyamaratakan.. Ingat. Itu bukan adil.. Tidak melulu yang sama itu berarti adil. Adil itu menempatkan sesuatu pada tempatnya. Sekarang, coba ngaca deh liat diri kamu.. Siapa kamu dulu, siapa kamu sekarang, bayangkan wajah kedua orangtua betapa bahagianya mereka ketika melihat anaknya lahir kedunia sebagai laki-laki/perempuan.. Dengerin hati kecil.. Pasti hati kecil kamu bilang kalau ini salah, bahkan jiwa kamu sendiri aja pasti gak akan nyaman. Karna kamu sudah tidak adil kepada diri kamu senidiri, Sekali lagi.. Bukan Allah yang tidak adil, bukan Allah yang salah menciptakan, bukan masyarakat, keluarga dan orang-orang yang menentang kamu yang tidak adil, tapi kamu sendiri yang sudah tidak adil terhadap jiwamu.. Karna kamu tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya.

Kalau kamu, merasa dunia.. Keluarga, masyarakat, bahkan Tuhan tidak adil. Kamu salah.. Bukan mereka yang tidak adil tapi kamu yang kurang memahami arti dari “Adil”

Kembalikanlah semuanya pada tempatnya… 🙂

JilbabJilbab Budaya Arab?


​Ada sebuah pepatah Arab yang artinya

 “jika sebab timbulnya hal yang aneh itu diketahui maka keheranan akan hilang..”

Mungkin kamu aneh, heran.. Ngapain di Indoensia pakai jilbab, sama abaya pakai niqab segala pula.. Inikan Indonesia bukan Arab. Disini laki-lakinya gak senafsu orang Arab, disini juga gak berpadang pasir. Jadi gak nggak usah pakai jilbab apalagi niqab.

Kita jangan tutup mata, betapa sudah tidak terhitung lagi kejahatan sexsual yang terjadi diIndonesia yang pelakunya adalah laki-laki Indonesia.
Jangan pura-pura gak tau juga, kalau Indonesia ini itu gak sebersih negara-negara lain, apalagi masalah polusi.
Allah Al-Khaliq yang Maha Pencipta lebih tau dari pada kita. Dia yang menciptakan laki-laki jadi dia yang lebih tau. Bahwa semua laki-laki itu diciptakan memang menyukai wanita, fitrahnya adalah punya ketertarikan kepada wanita, punya nafsu kepada wanita. Bukan hanya laki-laki Arab, bukan hanya laki-laki diZaman jahiliyah tapi semua laki-laki, itu punya nafsu yang lebih besar kepada wanita kebanding nafsu wanita kepada laki-laki. Baca deh, penelitian-penelitian tentang laki-laki.

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali ‘Imran: 14)

Imam Ibnu Hajar Rahimahullaah ketika menjelaskan ayat ini beliau berkata 

“Allah menyebut wanita pada urutan yang pertama sebelum menyebut yang lainnya. Ini memberikan sinyal bahwa fitnah wanita adalah induk dari segala fitnah.” 

Persis seperti apa yang dikatakan  Rasulullah Sallaullahu Allahi wa sallam, dlm hasits shahih Muttafaq Allaihi, 

“Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan para lelaki selain fitnah wanita.”

 Jadi jelas, bahwa semua laki-laki itu punya nafsu yang besar kepada wanita, Rasulullah menyebutnya laki-laki, bukan laki-laki Arab. Sudah fitrahnya.. Sudah dari sananya! Kalau ada laki-laki yang tidak punya ketertarikan kepada wanita, berarti ia sudah keluar dari fitrahnya (GAK NORMAL)
Daaan jangan dipikir.. Al-Qur’an dan Hadits itu hanya ditujukan kepada bangsa Arab, tapi kepada seluruh umat manusiaa.. Dan bukan hanya berlaku untuk zaman jahiliyah tapi dari pertamakali diturunkan sampai hari kiamat. Sebagai pelajaran untuk kita semua, dan meski sudah secanggih apapun zaman ayat dalam Al-Qur’an akan selalu sesuai dengan zaman, akan selau cocok.. Karna itulah salah satu kehebatan dari Al-Qur’an. Dalam surat Ali Imran ayat 28, Allah berfirman, 

“Dan Kami tidaklah mengutus engkau melainkan untuk seluruh manusia sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan dan akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

“Bulan Ramadhan yang diturunkan Al Qur’an di dalamnya sebagai petunjuk bagi manusia dan keterangan-keterangan dari petunjuk itu dan Furqan.. (QS. 2 ayat 185)

Tak terkecuali mengenai ayat hijab. Coba dibuka Al-Qur’an nya, buka Al-Ahzab ayat 59, perhatikan dengan betul setiap kalimatnya, 

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenali, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al-Ahzaab: 59)

JELAS, diayat tersebut Allah mengatakan “hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin… ” ORANG MUKMIN! Bukan ORANG ARAB.
Jadi… DiAl-Qur’an ayat berapa ya, yang katanya sejarah perintah jilbab hanya untuk orang arab, karna laki-laki arab nafsunya besar sedangkan dinegara lain tidak, sehingga tidak wajib..
Masalah cadar, coba dicari lagi sejarahnya yang benar.. Jangan cuma dari penelitian ngasal, sejarah awalnya itu dicetuskan oleh Umar bin Khatab, karna Umar kurang nyaman melihat istri-istri nabi (Ummuhatul Mukminin) wajahnya bisa bebas terlihat, lalu ternyata Allah pun sependapat dengan beliau Radhiallahuanhu, hingga turunlah ayat: 

“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri- isteri Nabi), Maka mintalah dari belakang tabir (cadar/penghalang) cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka” (QS al Ahzab:53).

Ini adalah salah satu bukti, bahwa cadar itu terdapat dalam syariat islam. Itu baru salah satu, dan masih banyaaaak lagi hadist-hadits Rasulullah yang bisa menjadi bukti bahwa cadar adalah syariat islam, bukan budaya arab. Dan sejarah membuktikan bahwa tidak semua wanita Arab dizaman Rasullullah mengenakan cadar, bahkan putri beliau sallaullahu Allahi Wa sallam, Fatimah Radhiallahu’anha tidak mengenakan cadar, padahal fatimah adalah orang Arab. Kalau memang cadar itu budaya Arab.

Jadi kalau mbak nya ini bilang, Jilbab, Abaya dan Cadar adalah budaya Arab, mbaknya gak pernah baca sejarah islam, dan kalau mbaknya tau dari cendekiawan muslim itu, berarti cendekiawannya juga gak pernah baca, atau gimana lah saya gak ngerti, padahal kita semua tau, dulu jauuuuh sebelum islam datang diArab para wanitanya itu tidak berhijab, apalagi mengenakan cadar, sampai akhirnya turun ayat hijab barulah mereka mengenakan hijab, jadi Arab yang telah terislamkan, buka Islam yang terArabisasi. Kalau memang  cadar difungsikan untuk kesehatan karna disana padang pasir, tentu sudah dari dulu bangsa Arab mengenakan itu, karna Arab dari sebelum islam datang sudah berpadang pasir. Dan, kalau memang watak laki-laki Arab itu bernafsu besar tentu mereka sudah kenakan hijab jauh sebelum islam datang, kalau memang benar hijab dan cadar itu budaya arab bukan ajaran islam. 

Lalu, kalau dikatakan islam datang untuk membetulkan maksudnya penemu hijab dan cadar lah gitu, sebagai solusi bangsa arab yang berpadang pasir dan memiliki laki-laki bernafsu besar, tentu hal itu pasti akan tertera didalam Al-Qur’an setidaknya dalam hadits Rasulullah Sallaullahu Allahi Wa Salam, tetapi yang seperti sudah saya jabarkan diatas sama sekali tidak kita ketemukan kan, di dalil-dalil yang menjadi sumber perintah hijab. Dikhususkan hanya untuk bangsa Arab. Para ulama yang mengatakan cadar itu wajib ataupun Sunnah, sepakat bahwa fungsi cadar itu untuk menjaga diri, menutup celah fitnah dari laki-laki yang bukan mahram, bukan untuk kesehatan.

Jadi sekali lagi, DiAl-Qur’an ayat berapa..  yang katanya sejarah perintah jilbab hanya untuk orang arab, karna laki-laki arab nafsunya besar sedangkan dinegara lain tidak, sehingga tidak wajib.. 

Lagipula, apa sudah ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa laki-laki Arab itu memiliki nafsu yang lebih besar dari pada laki-laki non Arab?  Inikan baru katanya kan?

Lalu kenapa diIndonesia ini banyak sekali pelecehan sexual yang terjadi? Padahal laki-laki Indonesia, tidak senafsu laki-laki Arab? 

Bukan belain orang Arab, tapi kita harus objektif dalam menilai apapun. Benar katakan benar, salah katakan salah, tidak peduli bangsa maupun suku.

Lagi pula kenapa sih kalau kita itu bergaya kaya orang Arab, lahkan nabi kita itu aja orang Arab dari pada bergaya kaya orang barat. Inget lho mbaak, Rasulullah sallaullahu Allahi Wa sallaam.. Itu tidak mengArabkan islam, tapi beliau mengIslamkan Arab. Islam itu datang, untuk menghapus semua budaya dan kebiasaan-kebiasaan yang tidak sesuai dengar syariat islam. Jadi kita sebagai orang yang mengaku sebagai orang islam harus meninggalkan budaya-budaya yang tidak sesuai syariat.. Bukan melestarikan budaya meski menentang syariat.
Semoga ini menjawab keherananmu…

Serba-Serbi Menjadi Pedagang Online

image

Sudah beberapa bulanan ini ceritanya saya mulai jualan jilbab & niqab secara online. Setelah lama vakum dari dunia olshop, sebenarnya saya jualan online sudah sejak dari SMA dulu cuma baru kali ini yang benar-benar produksi sendiri. Walaupun masih dengan sistem PO (Pre Order).

Berjualan online dengan sistem PO ini sebenarnya ada tidak enaknya juga.
Tidak enaknya, pertama rasa khawatir ke customer takut mereka kecewa karna prosesnya takut kelamaan. Bagi yang sudah biasa beli sistem PO mungkin sudah biasa, dan mau sabar.

Tapi yang belum pernah mungkin masih belum mengerti, walaupun sudah diberitahu diawal.

Saya tidak bermaksud menjajikan 1 minggu barang pasti jadi, hanya saya katakan, insya Allah 1-2 minggu, tergantung banyak/tidaknya yang ikut PO. Kalau sedang sedikit kadang sebelum waktunya sudah selesai, kalau sedang banyak saya berusaha muter otak gimana caranya biar 1 minggu selesai, paling saya bagi 3 bagian ke 3 penjahit. Alhamdulilaah untungnya penjahit langganan nggak cuma 1.

Tapi kadang diantara penjahit itu -pernah- ada yang tidak on time, nah itu bikin saya makin pusing lagi, bawaannya tidak tenang, walaupun mungkin customernya masih tenang-tenang aja.

Sampai-sampai kalau 1 minggu sedang proses pembuatan PO saya sangat sibuk, mondar-mandir karna ada aja yang tidak sesuai, ditambah tanpa berjualan pun sebenarnya saya sudah sibuk karna aktifitas saya yang padat. Hehe *sokngartis*

Jadi sebenarnya berjualan dengan sistem PO ini tidak segampang yang dibayangkan, cuma catet-catet yang pesan, lalu belanja, terus kasih penjahit. Beres.

Padahal dibalik itu ada banyak waktu dan tenanga yang tercurah, dari mulai pencatatan menyalin setiap orderan dari handphone ke buku catatan, menempelkan satu-satu pesanan customer pada masing-masing bahan sebelum diberikan kepada penjahit, lalu menjelaskan secara detail kepada penjahit, memeriksa satu persatu hasilnya, belum lagi harus terus melayani, menjawab setiap pertanyaan calon pembeli dimesseger sebelum fix membeli, sebelum benar-benar fix biasanya menghabiskan waktu lebih dari 1 jam untuk bertanya-tanya atau bahkan bisa seharian. Itu kalau fix, belum yang ngeloyor gitu aja tanpa ada kabar setelah no.rek dikasih. Belum lagi yang tanya-tanya detail banget sampai seharian, tapi hanya berakhir.

“Makasih ya ukh infonya.. ”

Hehehe..

Tapi tetep saya bales, saya tetep berusaha welcome walaupun mereka cuma tanya-tanya nggak beli..

Siapa tau lain waktu berminat.

Namanya belanja sudah sewajarnya kalau bertanya detailnya, apalagi ini tidak melihat barangnya secara langsung.

Jadi saya maklumi sih kalau ada pembeli yang banyak tanya, gpp.. Saya lebih senang begitu tapi akhirnya beliau puas dari pada tiba-tiba langsung pesan, tapi setelahnya marah-marah karna barangnya tidak sesuai yang dia bayangkan. Karna asal pesan aja.

Walaupun kadang duh ya itu gue nulis keterangan buat apaan kalau masih aja ada yang nanya, panjangnya berapa? Ukurannya apa aja, dll.

tapi gpp saya tetep bales kok tanpa menghiraukan bahwa saya sudah pernah menulis keterangan difoto jualan yang saya share.

Saya tidak pernah membalas,
“Sudah ana tulis difotonya kok liat aja”

Apalagi dengan nada sedikit, kalau kata orang betawi “Songong” dengan gaya merintah pakai kata “Dong!” Misal “Dibaca dong!”

Saya pernah mengalami ketika tanya ukuran, dijawab seperti itu “kan sudah ditulis keterangannya!”

Langsung jleb!

Ternyata digituin nggak enak, kadang kita tanya lagi untuk lebih yakin aja dengan apa yang mau kita beli.

Walaupun mungkin jauh disana si mbak olshopnya nggak judes biasa aja. Tapi kesannya jadi kaya malas melayani pelanggan.

Nah apalagi yang memang dia judes beneran. Saya sangat gagal paham banget sama pedagang tapi jutek sama pembelinya. Jadi maunya apa gitu? Mau dibeli atau nggak sih, kan aneh kalau ada pedagang kaya gitu. Tapi faktanya banyak. Didunia nyata terlebih, tapi tidak sedikit juga olshop yang seperti itu.

Lagi pula dalam berdagang, apa sih yang bisa kita berikan kepada pelanggan selain dari kualitas barang kalau bukan pelayanan, kalau bukan ramahnya kita sama mereka. Saya sering lho beli barang yang sebenernya nggak pengen-pengen amat tapi karna pedagangnya hangat, ramah langsung friendly saya akhirnya beli dan saya juga sering nggak jadi beli barang padahal pengen banget karna pedagangnya jutek, ditanyanya jawabnya singkat.

Juga saya sedikit menyayangkan sikap pedadang yang sering mengeluhkan sikap pembelinya disocial media, sampai kadang tidak sampai hati membacanya, terlebih jika dia jualannya disocial media juga. Kadang mikir “itu pembelinya apa nggak baca? Apa nggak takut melukai hati”

Saya rasa senyebelin apapun pembeli, dia adalah saudara kita juga yang harus kita jaga aibnya. Walaupun kita tidak menyebutkan namanya secara terang-terangan. Tapi menurut saya hal tersebut memberikan kesan kurang baik dihati pelanggan kita. Dan akhirnya dia tidak mau lagi belanja dengan kita.

Lalu kita berdalih,

“Biarin aja masih banyak yang lain yang mau beli! Pelanggan saya nggak cuma dia doang!”

Semenjak berkomitmen untuk berjualan saya berusaha menghindarkan pikiran “Biarin aja masih banyak yang lain yang mau beli! Bukan dia doang!” Ketika mulai menghadapi custumer yang agak nyebelin. Karna itu bisa bikin usaha kita nggak lama.. Yang ada kita malah jadi meremehkan pembeli karna merasa “pelanggan gue bukan lo doang, banyak yang lain!”

Saya lebih baik beberapa orang tidak jadi beli tapi kita memberikan kesan yang baik -karna siapa tau lain waktu dia beli- dari pada barang saya laku tapi pembeli dapat kesan yang tidak baik sehingga tidak akan beli lagi. Apalagi testimoni nya ke teman-temannya pasti juga akan buruk.

Akan ada rasa senang yang luar biasa ketika orang yang sudah pernah beli ke kita terus dia
Beli lagi bahkan sampai jadi langganan, karna berarti ada kesan didalamnya sehingga dia percaya dan mau beli lagi.

Pembeli itu kan manusia, dari setiap pembeli pasti punya karakter masing-masing, kita nggak bisa terlalu berharap, semua pembeli itu cuma tinggal chat, “ana mau ini ukh” lalu langsung transfer beres.

Lagipula pada hakekatnya kitalah yang butuh pembeli bukan pembeli yang butuh kita. Makanya ada istilah pembeli adalah raja. Karna cari pedagang itu mudah, tapi cari pembeli itu sulit. Jadi kalau kita tidak memberi kesan yang baik kepada pembeli, pembeli bisa saja dengan mudah membeli pada pedagang lain. Tapi kita?

Ya bukan berarti dengan begitu kita menjadi budak pembeli.

Selain saya pedagang online saya juga konsumen yang gemar belanja online jadi saya tau bagaimana rasanya dijutekin pedagang, dan dibawelin pembeli. Belajar dari pengalaman akhirnya saya berusaha untuk selalu ramah sama pembeli, juga nggak bawel-bawel amat kalau jadi pembeli hehe

Saya nggak tau banyak ilmu bisnis.. saya hanya sedang berusaha mengambil pelajaran dari setiap apa yang saya rasakan, menjadi pengamat dari sudut pandang, seorang pembeli dan pedagang.

Berbisnis seperti ini walaupun masih kecil-kecilan tapi sudah memberikan saya banyak pelajaran, walaupun masih secuil pengalaman.

Dari berbisnis seperti ini saya jadi sering bertemu dan berinteraksi dengan pedagang, dikreta atau dipasar itu sendiri, berinteraksi dengan sesama pembeli juga mendengar banyak pengalaman dari para pedagang.

Merasakan pelayanan seperti apa sih yang bisa membuat saya nyaman dan suka. Dan sebaliknya, dan berusaha saya terapkan kepada pelanggan saya.

Jadi ini hanya sedikit dari banyaknya cerita dan pelajaran dari bagaimana rasanya jadi pedagang online.

Semoga suatu saat Allah Ar-razaaq rizkikan saya sehingga bisa buka juga secara offline. Maksudnya punya toko atau kios jilbab hehe..