Malulah kita kepada Abdullah bin Hudzafah radhiyallahu ‘anhu

high-heels-tumblr-photography-3cclw6fc

kemarin ada seorang teman bercerita kepada saya, bahwa keluarganya terus mendesaknya agar membuka jilbabnya, seraya berkata..

“Kalau pakai jilbab terus kapan dapet kerjanya! ”

Mungkin kita miris mendengarnya, ya terlebih saya yang menyaksikan langsung kondisi keadaan keluarganya. Yang memang dulu sewaktu fulanah masih bekerja, beliau lah yang sedikit banyak membantu ekonomi keluarga.

Disela-sela obrolan kami, saya sempat menceritakan kisah sahabat Abdullah bin Hudzafah radhiyallahu ‘anhu atas kegigihan nya mempertahankan keislamannya meski, ditawari tawaran yang menggiyurkan. Lanjut Membaca..

Allah pun, Menyentuh Hati Fulanah..

tumblr_myb2v40Zbg1rbawg4o1_500

Beberapa bulan yang lalu awal pembicaraan saya dengan fulanah mengenai masalah hijab dibbm, seminggu kemudian -Kalau tidak salah atau bahkan kurang dari itu, -Atas izin Allah-

Tiba-tiba ada sosok wanita berpakaian serba hitam, membuka helm..

“Daleee… ” *Biasa dia memanggil saya*

Ya! Ternyata fulanah..

Saya berdiri dengan tatapan hampir nggak percaya, terakhir bertemu.. -sudah lama hampir setahun lebih- fulanah masih mengenakan celana jeans ketat, sepatu cats dan kaos oblong plus motor laki-laki (Motor laki-laki disini, bukan motor gigi, tapi benar-benar motor yang dikhususkan untuk laki-laki) Lanjut Membaca..

Jilbab Wanita Muslimah: Kainya Harus Tebal, Tidak Tipis

tumblr_m198deWc9p1r5gy4zo1_400

Jilbab disyaratkan harus terbuat dari kain yang tebal, sebab yang namanya menutup tidak akan terwujud,
kecuali dengan bahan penutup yang tebal. Adapun bila kain penutup tadi tipis, maka hanya akan menambah daya tarik bagi si wanita yang me-ngenakannya atau malah menjadi perhiasan baginya. Berkenaan dengan hal ini Rasulullah sallaullahu allahi wa sallam bersabda: Lanjut Membaca

Jilbab Wanita Muslimah: Kainnya Harus Longgar, Tidak Ketat.

pretty-rose-suitcase-vintage-yellow-Favim.com-54426

Jilbab disyaratkan harus longgar, karena maksud dan tujuan (seorang wanita) berpakaian tidak lain adalah
untuk menghilangkan fitnah (ketertarikan laki-laki asing). Hal itu tidak mungkin terwujud kecuali dengan potongan yang longgar. Karena pakaian yang ketat, meskipun bisa membuat tertutupnya warna kulit, namun tetap dapat menggambarkan lekuk tubuhnya sehingga masih akan menggoda pandangan laki-laki. Bila pakaian wanita seperti itu keadaannya niscaya akan mengundang banyak kemaksiatan dan menimbulkan kerusakan bagi laki-laki yang melihatnya. Oleh karena itulah pakaian wanita mesti harus longgar, tidak ketat. Lanjut Membaca

Jilbab Wanita Muslimah: Tidak Untuk Berhias

floral-pearls-pretty-rose-vintage-Favim.com-153971

Jilbab disyaratkan tidak untuk berhias, berdasarkan firman Allah ta’ala yang tersebut di dalam surat An-Nur ayat 31: “Janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka.”

Secara umum ayat ini mengandung larangan menghiasi pakaian yang dipakainya sehingga menarik perhatian laki-laki. Ayat ini juga dikuatkan oleh firman Allah yang tersebut di dalam surat Al- Ahzab
ayat 33:

“Dan hendaklah kalian tetap tinggal di rumah!]uga, janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dulu!” Lanjut Membaca

Jilbab Wanita Muslimah: Menutup Seluruh Tubuh, Selain yang Dikecualikan.

698269157722ba4dc8b4ef45f89c6a23

Syarat ini terdapat di dalam firman Allah ta’aa surat An-Nur ayat31:

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ Lanjut Membaca